
Nusantara1News – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengkritik kebijakan tarif 25 persen yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan menegaskan bahwa langkah tersebut dapat mengganggu hubungan industri otomotif antara kedua negara.
Baca Juga : Kemenkes Lakukan Evaluasi Rutin, Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis Efektif
Sheinbaum mengungkapkan bahwa pada tahun lalu, Meksiko mengekspor hampir 2,5 juta kendaraan ke AS, mencerminkan kerja sama industri yang telah berlangsung selama puluhan tahun. “Kami menolak tindakan sepihak ini karena dapat merusak integrasi ekonomi dan industri otomotif kedua negara,” ujarnya dalam konferensi pers diliput dari Xinhua. Sabtu (29/3) dikutip dari Metrotvnews.
Menurutnya, perusahaan otomotif AS yang memiliki pabrik di Meksiko, seperti General Motors, Ford, dan Stellantis, akan merasakan dampak paling besar dari kebijakan tersebut. Pemerintah Meksiko saat ini tengah melakukan dialog dengan Washington untuk memastikan kerja sama dalam sektor otomotif tetap berjalan demi melindungi lapangan kerja di kedua negara.
Baca Juga : Kemenkes Lakukan Evaluasi Rutin, Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis Efektif
Sheinbaum juga menegaskan bahwa Meksiko akan merespons kebijakan tarif tersebut dengan langkah-langkah strategis yang akan diumumkan minggu depan, bertepatan dengan penerapan aturan baru tersebut.